Artikel Terkini

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

InfoLINUX edisi bulan Mei 2012 membahas sistem virtualisasi XEN sebagai topik utamanya, sekaligus memandu pengguna dalam membangun banyak server virtualisasi pada satu server utama. Sebagai bonus bulan ini disisipkan CD... Read more

Home Software Produktifitas OpenOffice 2.0.4
OpenOffice 2.0.4
Minggu, 15 Oktober 2006 13:14

Memperingati enam tahun OpenOffice.org pada tanggal 13 Oktober 2006, proyek OpenOffice.org yang mengembangkan suit office bebas untuk aneka platform, merilis versi update OpenOffice.org 2.0.4 bersama sejumlah peningkatan fitur dan perbaikan. Tidak dapat dipungkiri lagi, OpenOffice telah mengubah dunia perkantoran dengan pengguna yang di-estimasikan puluhun juta dan menggunakan format dokumen yang digunakan ( OpenDocument atau ODF ) telah menjadi mandat di kalangan pemerintahan banyak negara.


Dua peningkatan utama yang patut mendapat perhatian pada rilis versi 2.0.4 ini adalah penambahan opsi untuk fitur ekspor format PDF yang penting pada pertukaran dokumen di kalangan bisnis dan antarmuka untuk plug-ins yang membuka peluang untuk para pengembang dan ISV (Independent Software Vendor) untuk pengembangan aplikasi tambahan. Pada kesempatan yang sama edisi komerisil Sun StarOffice 8 juga menyediakan update 4 untuk peningkatan yang setara.

Versi ini membawa sebuah ekstensi berkas (file extention) baru .oxt yang diregistrasikan di sistem oleh OpenOffice dan StarOffice. Hal ini untuk memungkinkan pengguna memasang plug-ins yang dapat ditulis dalam bahasa Java, BASIC atau bahasa pemrograman lainnya. Ia dapat digabungkan sebagai penambahan fungsi khusus yang diinginkan, hanya dengan sebuah doubleclick saja.

Fitur tersebut sebenarnya telah tersedia sejak awal versi 2.0 dirilis, hanya saja cara menginstalasi plug-ins itu cukup rumit yaitu melalui penyimpanan file ZIP atau Unopkg dan penggunaan package manager yang dianggap ribet sehingga kurang mendapat perhatian.

Dengan ekstensi .oxt, para pengembang atau ISV dapat membubuhkan lisensi khusus yang mereka inginkan dan harus disetujui (accept) atau ditolak oleh pengguna saat instalasi plug-ins berlangsung. Fitur ini sangat menarik bagi sebuah ISV untuk melindungi porsi plug-ins mereka. Peningkatan baru lainnya adalah kemampuan ekstensi tersebut untuk mengambil alih sebagian konten dari sebuah dokumen OpenOffice yang ada.



Peningkatan pada fitur meng-ekspor PDF adalah opsi yang memungkinkan pengguna melindungi dokumen PDF yang dihasilkan, misalnya agar ia tidak dapat dicetak atau tidak dikopi.

Daftar perbaikan dan peningkatan lainnya dalam versi ini, temasuk perbaikan pada database bawaan OpenOffice Base dengan perbaikan pada akses SQL dan otomatisasi update, semuanya dapat ditelusuri disini.

Paket OpenOffice 2.0.4 kini telah siap untuk diunduh dan tersedia untuk platform Windows, Linux, Solaris (arsitektur SPARC atau Intel) dan Mac OS X yang dijalankan via X11-Server sehingga tampilan desktop Aqua serupa dengan aplikasi Unix. Berkat integrasi Fondu kini OpenOffice dapat memanfaatkan font TTF tanpa konversi dan berfungsi pada printer jaringan.

Sekilas sejarah OpenOffice.org

Jauh sebelum menjadi OpenOffice, ia merupakan software proprietari suit  StarOffice yang dikembangkan oleh StarDivision, sebuah perusahan software Jerman. Kode StarOffice kemudian dibeli Sun Microsystems pada tahun 1999 dan pada bulan Augustus 1999 versi StarOffice 5.2 produk bawaan dari StarDivision saat itu dibebaskan Sun untuk memenuhi kebutuhan publik.

Pada tanggal 19 Juli 2000, Sun Microsystems mengumumkan tersedianya kode sumber (source code) StarOffice untuk dimuat turun (download) dengan ketentuan lisensi LGPL dan lisensi Sun Industry Standards Source License (SISSL) dengan tujuan membentuk komunitas pengembang Open Source di sekitar software StarOffice. Menyambut hal itu, pada tanggal 13 Oktober 2000 terbentuk proyek yang sampai hari ini dikenal sebagai OpenOffice.org.

Pekerjaan besar yang dirintis proyek ini sejak awal tahun 2003 adalah menggarap versi OpenOffice 2.0 dengan tujuan yang jelas yaitu: peningkatan interoperabiliti dengan Microsoft Office; meningkatkan kinerja dengan perbaikan kecepatan serta memangkas penggunaan memori. Kecuali itu kemampuan scripting diperbaiki; integrasi yang lebih baik terutama dengan GNOME; penyediaan front-end untuk sebuah database yang dibutuhkan untuk pembuatan laporan, forms dan queries; termasuk menyediakan sebuah built-in SQL database; dan sudah tentu adalah perbaikan dalam hal usabiliti. Alhasil, versi beta OpenOffice 2.0 dapat dirilis pada tanggal 4 Maret 2005.

Sun mengumumkan penghapusan lisensi SISSL pada tanggal 2 September 2005 dan sebagai konsekuensi: OpenOffice.org mulai saat itu memberlakukan lisensi tunggal LGPL, yaitu sebuah lisensi GPL yang bebas dengan opsi yang memungkinkan komersialisasi.

Pada tanggal 20 Oktober 2005, OpenOffice.org 2.0 resmi diluncurkan untuk dimanfaatkan publik secara luas. Delapan minggu kemudian disusul dengan rilis update OpenOffice.org 2.0.1 yang langsung melibas semua kecoa (bug) yang sempat ditemukan sampai saat itu, sementara beberapa fitur baru ditambahkan.

 

Langganan

Mandriva 2011 "Hydrogen" Telah Rilis

Mandriva 2011

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS). Read more

Peningkatan Di Fedora 15 "Lovelock"

Peningkatan Di Fedora 15

Rilis Fedora Linux ke 15 yang namanya diambil dari nama kota Lovelock di wilayah Nevada, USA telah tersedia sejak satu bulan yang lalu. Distribusi ini mengemas fitur Gnome 3 sebagai desktop dan Systemd sebagai alternatif untuk Sysvinit dan Upstart,... Read more

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Sejak kehadiran Natty Narwhal akhir April 2011, banyak yang telah mencoba atau menggunakan seterusnya. Distribusi Linux moderen yang menggunakan Gnome sebagai desktop seperti IGN2011 misalnya, saat ini telah melakukan transisi dan beralih menawarkan Gnome 3 berikut fitur Gnome-Shell. Ubuntu... Read more

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

Bersama peluncuran generasi baru RHEL 6, Red Hat telah memamerkan hasil pengembangan selama tujuh tahun terakhir untuk produk utama berskala perusahan yang dirilis sekitar satu setengah bulan lampau. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya RHEL 6 membawa banyak pembaruan yang telah... Read more