Artikel Terkini

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

InfoLINUX edisi bulan Mei 2012 membahas sistem virtualisasi XEN sebagai topik utamanya, sekaligus memandu pengguna dalam membangun banyak server virtualisasi pada satu server utama. Sebagai bonus bulan ini disisipkan CD... Read more

Home Software Utilities Google VP8: Bebek Bali Ngacir Lebih Cepat
Google VP8: Bebek Bali Ngacir Lebih Cepat
Kamis, 10 Maret 2011 10:27

Proyek sumber terbuka WebM yang didukung Google telah menerbitkan SDK versi baru untuk VP8 Codec yang dicanangkan sebagai standar format bebas untuk Webvideo. SDK yang diberi nama “Bali” (sebagai salah satu jenis bebek) untuk pustaka kode pemrograman libvpx 0.9.6 ditargetkan untuk meningkatkan kinerja pemrosesan sekaligus memperbaiki kwalitas gambar yang diekstrak dari Codec tanpa perlu merevisi spesifikasi VP8.

Dibandingkan dengan versi sebelumnya bernama Aylesbury, maka “Bebek Bali” ini untuk modus “Best” pada video platform x86, diklaim bisa 1,35 kali lebih cepat melakukan encoding. Sedangkan untuk video dengan kwalitas menengah bahkan bisa ngacir 1,4 kali lebih cepat.

Pada platform ARM dengan ekstensi NEON, encoder ini juga ngacir lebih cepat yaitu sekitar 7 persen pada prosesor tipe ARM Cortex A9 (Single Core) dan kelipatannya proposional dengan jumlah Core lebih cepat. Di sistem yang menggunakan Nvidias Tegra 2 diklaim pada Real-Time-Encoding, “Bebek Bali” ini ngacir 21 sampai 36 persen lebih cepat ketimbang “Aylesbury”.

Kualitas gambar hasil encoding juga mendapat perhatian pengembangnya. Untuk video dengan kwalitas baik, ia bisa memberi hasil yang konsisten secara keselurahannya. Juga untuk video yang mengandung noise dilatar belakang bisa disaring dan kwalitasnya ditingkatkan. Sebagaimana dipaparkan di Blog pengembangnya, perubahan yang dilakukan bukan di format VP8, melainkan di SDK untuk pustaka Libvpx.

VP8 mulanya dikembangkan oleh On2 Technologies (sebelumnya: “The Duck Corporation”) kemudian diakuisisi Google pada awal tahun 2010. Sejak bulan Mei tahun yang sama, codec tersebut dibebaskan dengan lisensi sumber terbuka sebagai proyek WebM. Tujuan dari pembebasan tersebut adalah untuk menyediakan VP8 sebagai codec alternatif, termasuk fitur sebagaimana ditawarkan oleh Matroska-Containers MKV, koeksisten dengan MPEG-4 AVC (H.264) yang masih dibebani hak patent, namun dimanfaatkan secara luas sebagai standar bebas untuk Webvideo.

“Bebek Bali” bisa (ditangkap atau) diunduh dari Git-Repository proyek WebM

 

Langganan

Mandriva 2011 "Hydrogen" Telah Rilis

Mandriva 2011

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS). Read more

Peningkatan Di Fedora 15 "Lovelock"

Peningkatan Di Fedora 15

Rilis Fedora Linux ke 15 yang namanya diambil dari nama kota Lovelock di wilayah Nevada, USA telah tersedia sejak satu bulan yang lalu. Distribusi ini mengemas fitur Gnome 3 sebagai desktop dan Systemd sebagai alternatif untuk Sysvinit dan Upstart,... Read more

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Sejak kehadiran Natty Narwhal akhir April 2011, banyak yang telah mencoba atau menggunakan seterusnya. Distribusi Linux moderen yang menggunakan Gnome sebagai desktop seperti IGN2011 misalnya, saat ini telah melakukan transisi dan beralih menawarkan Gnome 3 berikut fitur Gnome-Shell. Ubuntu... Read more

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

Bersama peluncuran generasi baru RHEL 6, Red Hat telah memamerkan hasil pengembangan selama tujuh tahun terakhir untuk produk utama berskala perusahan yang dirilis sekitar satu setengah bulan lampau. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya RHEL 6 membawa banyak pembaruan yang telah... Read more