Aplikasi OSS

Home Reference Katalog Aplikasi Nginx Webserver
Nginx Webserver PDF Cetak
Rabu, 13 April 2011 17:41

Nginx akronim dari „engine x“, mulanya dirancang dan dikembangkan oleh Igor Sysoev asal Rusia yang mengadopsi lisensi BSD. Nginx adalah software aplikasi untuk Webserver kinerja tinggi, Reverse Proxy dan E-Mail-Proxy (POP3/IMAP) yang jumlah penggunanya secara global kian hari bertambah pesat. Saat ini Nginx telah digunakan oleh sekitar 6,32 % dari semua website yang ada dipermukaan bumi, menguasai 15,7 % dari Top 10.000 Websites dan menurut pemantau web Netcraft, web server Open Source ini menduduki posisi nomor 3 setelah Apache dan Microsoft IIS.

Nginx dibangun secara modular dan dengan demikian mampu mendukung berbagai fitur seperti Load Balancing dan Reverse Proxying, Virtual hosts berbasis nama dan IP, FastCGI, akses langsung ke Memcached Cache, SSL, Flash Video Streaming dan sejumlah fitur-fitur standar lainnya. Nginx dapat dijalankan dan tersedia untuk platform Unix, Linux, varian dari BSD, Mac OS X, Solaris, dan Microsoft Windows.

Nginx menjadi pilihan berkat kinerjanya yang tinggi, stabilitas, kekayaan akan fitur, mudah dikonfigurasi dan terutama hemat sumber daya. Berbeda dengan server tradisional, Nginx tidak sepenuhnya bergantung pada 'threads' untuk menangani permintaan (requests). Sebagai pengganti Nginx menggunakan teknik arsitektur yang digerakkan berdasarkan event yang lebih skalabel (scalable asynchronous event-driven architecture). Arsitektur ini ternyata pada saat dibebani hanya memerlukan sedikit memori dan menurut pengembangnya dalam jumlah yang bisa diprediksi.

Awalnya Nginx dibangun di Rusia untuk memenuhi kebutuhan mesin pencari skala besar Rambler yang tetap memanfaatkannya sampai sekarang. Berkat berbagai kemampuan yang dimilikinya, termasuk kinerja yang tinggi dan fleksibilitas dalam komfigurasi, nginx banyak digunakan untuk mendukung layanan web skala besar seperti WordPress.com, GitHub, SourceForge, ComputerBase, FastMail, Hulu dan lainnya.

Fitur Dasar HTTP:

  • Handling of static files, index files, and auto-indexing
  • Reverse proxy with caching
  • Load balancing
  • Fault tolerance
  • SSL support
  • FastCGI support with caching
  • Name- and IP-based virtual servers
  • FLV streaming
  • MP4 streaming, using the MP4 streaming module
  • Web page access authentication
  • gzip compression
  • Ability to handle more than 10000 simultaneous connections
  • URL rewriting
  • Custom logging
  • Server-side includes
  • WebDAV


Fitur Mail proxy:

  • SMTP, POP3, and IMAP proxy
  • STARTTLS support
  • SSL support

Sumber: Wikipedia