Artikel Lainnya

Linux Mint 12 "Lisa" Edisi KDE Tela…

Linux Mint 12

Tim pengembang Linux Mint memperluas dukungannya untuk beragam desktop Linux dan  merilis edisi KDE dari distribusi Linux Mint 12 "Lisa". Linux Mint 12 KDE berbasis keluarga Ubuntu 11.10 "Oneiric... Read more

Lisensi OSS

Prev Next

OHL: Lisensi Open Source Untuk…

OHL: Lisensi Open Source Untuk Hardware

Seperti lisensi bebas GPL untuk Software maka diciptakan OHL untuk Hardware. Pusat penelitian tenaga inti Eropa (CERN) menerbitkan lisensi versi 1.1 dari Open Hardware Licence (OHL). Bersamaan dengan peluncuran, dimulai sebuah inisiatif "Open Hardware Initiative", yang memungkinkan peneliti atau pengembang di... Read more

Lisensi: GPL vs. EULA

Mau atau tidak, soal lisensi merupakan salah satu faktor utama dalam kaitan dengan migrasi. Mempelajari dokumen lisensi yang umumnya dicetak dengan huruf kecil, disatu pihak merupakan keharusan sebagai pengguna produk Teknologi Informasi (TI), tapi acapkali terbentur akan kesulitan memahami bahasa... Read more

Joomla! License Guidelines

This Web site is powered by Joomla! The software and default templates on which it runs are Copyright 2005-2007 Open Source Matters. All other content and data, including data entered into this Web site and templates added after... Read more

Awal dari sebuah Software Swat…

Richard Stallman, pencetus GPL berpendapat bahwa merahasiakan 'source-code' adalah pelecehan terhadap keinginan para programer untuk melakukan modifikasi atau perbaikan. Ia sama sekali tidak menolak bila software dapat dijual untuk menghasilkan uang asalkan source-code-nya dibebaskan dan setiap programer memiliki hak sepenuhnya... Read more

Home Reference Lisensi Lisensi: GPL vs. EULA
Lisensi: GPL vs. EULA

Mau atau tidak, soal lisensi merupakan salah satu faktor utama dalam kaitan dengan migrasi. Mempelajari dokumen lisensi yang umumnya dicetak dengan huruf kecil, disatu pihak merupakan keharusan sebagai pengguna produk Teknologi Informasi (TI), tapi acapkali terbentur akan kesulitan memahami bahasa hukum yang tidak mudah dimengerti. Sementara pengelola sebuah sistem TI lebih banyak memperhatikan segi teknis, pihak pengambil keputusan dan pimpinan perusahan cenderung memusatkan perhatian mereka di sisi bisnis dan hukumnya.


Sebuah dokumen berjudul 'A Comparison of the GPL and the Microsoft EULA' yang disiapkan oleh autor Con Zymaris, CEO of Cybersource, berusaha menjabarkan kedua jenis lisensi tersebut dalam bahasa (Inggris) yang lebih mudah dicerna, sementara ia menekankan pasal-pasal yang rawan dan harus mendapat perhatian khusus demi kepentingan pengguna.

Dokumen diawali dengan introduksi yang menyebutkan tujuan dari analisa membandingkan kedua jenis lisensi, - baik dari Microsoft maupun maupun dari komunitas Free/ Open Source Software ( FOSS) yang nyaris bertolak belakang, - dengan mengambil posisi mewakili kepentingan konsumen.

Disamping penjabaran dalam bahasa plain-language analysis secara kwalitatif, juga diberikan analisa kwantitatif sederhana. Secara kwantitatif ditampilkan seberapa jauh masing-masing lisensi memberikan dan/atau mengambil hak pengguna (user rights), dan batasan hak pengguna mengklaim secara hukum atau mengajukan tuntutan terhadap pembuat software dari kedua kubu.

Dokumen Lisensi yang diacu memilih 'Microsoft Windows XP Professional End User License Agreement (selanjutnya disebut EULA) yang mewakili lisensi generasi aktual dari Microsoft untuk sistem business-grade.

Lisensi tandingan diambil dari GNU General Public License (selanjutnya GPL) merupakan jenis lisensi paling popular yang diterapkan dikalangan Free/Open Source Software (FOSS) license. Lisensi GPL umum digunakan di software dan platform seperti Linux, GNOME, KDE, OpenOffice.org dan MySQL.

Rangkuman Eksekutif:
                                                                                                 
Dokumen menganalisa Microsoft EULA dan GPL yang digunakan untuk Free/Open Source  Software pada umumnya. Kami khususnya memperhatikan adanya baik kesamaan 'similarities' dan perbedaan 'differences' antara kedua lisensi tersebut. Kecuali itu kami mencoba memberikan penilaian kwantitatif baik untuk hal yang positif maupun negatif dari kedua lisensi bagi Anda sebagai pengguna.
 
Pada hakekatnya, sebagian besar dari Microsoft EULA lebih konsen untuk memberikan batasan dalam penggunaan software untuk Anda, sementara berusaha membebaskan kemungkinan dari segala tuntutan terhadap Microsoft berkatitan dengan garansi (with respect to the warranty).

Sebaliknya, GPL diusahakan sebanyak mungkin menyediakan spesifikasi yang mengalokasikan kepentingan atau hak pengguna (rights allocated users), dan tanggung jawab dalam hal pemanfaatan software dari perspektif distribusi software (distro) atau pemrogram yang menerapkan GPL. Sementara ada beberapa restriksi yang dijabarkan dengan jelas.

Salah satu pre-asumsi masyarakat yang acapkali ditemukan pada konsumen yang membeli dan menggunakan software aplikasi dari Microsoft dibawah lisensi EULA (dibandingkan yang menggunakan aplikasi Open Source berlisensi GPL) dilakukan dengan harapan adanya pihak yang bertanggung jawab secara hukum andaikata terjadi kegagalan (software failure) atau kasalahan fatal (catastrophic error). Setelah EULA diteliti, ternyata pengguna tidak memiliki kekuatan hukum apapun dan paling banyak bisa mendapat ganti rugi senilai produk software tersebut, atau hanya 5 Dollar US.

Lebih lanjut, sepanjang pengetahuan autor, belum ada satu orangpun atau organisasi yang menggunakan software telah sukses menyapaikan tututan kepada Microsoft yang berkaitan dengan 'application software failure or catastrophic error', selama 27 tahun beroperasi. Bila Anda menemukan atau mengetahui hal seperti itu, dengan senang hati kami ingin mendapatkan detil selengkapnya.

Dokumen berikut ini bukan merupakan advis hukum, melainkan opini autor dari sisi interpretasi manjemen praktis bersama liputan singkat untuk kedua jenis lisensi tersebut, mencerminkan proporsi dari masing-masing lisensi yang mengalokasikan hak untuk Anda, mengambil hak Anda atau membatasi hak Anda.
Berikut ini sekedar analisa kwantitatif sederhana:

  Analisa Kwantitatif EULA GPL
 
  • Membatasi hak Anda (limits your rights)
45% 27%
 
  • Memperluas hak Anda (extends your rights)
15% 51%
 
  • Hak Anda untuk mendapatkan perbaikan (remedies)
40% 22%


Download dokumen selengkapnya 30 Halaman PDF (664KB)
 

Artikel terkait:

  • SiettlePI: Lawsuit Calls Microsoft's Anti-Piracy Tool Spyware by Todd Bishop
    June 29, 2006 - A computer user is suing Microsoft over the company's Windows Genuine Advantage anti-piracy tool, alleging that it violates laws against spyware. The suit by Los Angeles resident Brian Johnson, filed this week in U.S. District Court in Seattle, seeks class-action status for claims that Microsoft didn't adequately disclose details of the tool when it was delivered to PC users through the company's Automatic Update system.
  • Linux.com: EULAs, Indemnification, and User Protection
    Dec 6, 2005, by Bruce Byfield - "End user licence agreements (EULA) are nobody's favorite reading. Users of free and open source software (FOSS), who are accustomed to licences that give no warranty and admit no liability, may be even less inclined to read EULAs than most computer users. Perhaps, though, we should start. Over the last few years, commercial GNU/Linux distributions have been wrestling with the question of whether users should be indemnified in the event that a third party patent is upheld--and, in some cases, their answers are starting to appear in their EULAs. However, whether these varying answers offer better protection than the GNU General Public License remains unproven."
  • FirstMonday: Licence fees and GDP per capita: The Case for open source in developing countries by Rishab Aiyer Ghosh
    Abstract:There is a strong case for Free Software (also known as open source or libre software) being deployed widely in developing countries. This paper describes three reasons in particular: free software is a skills enabling platform; it is far cheaper; and it is more adaptable to local needs. The free software development community provides an environment of intensive interactive skills development at little explicit cost, which is particularly useful for local development of skills, especially in economically disadvantaged regions. Meanwhile, the controversy over total costs of ownership ( TCO) of free vs. proprietary software is not applicable to developing countries and other regions with low labour costs, where the TCO advantage lies with free software, and the share of licence fees in TCO is much higher than in (richer) high labour cost countries. The note concludes with a table comparing license fees for proprietary software against GDP per capita for 176 countries.
  • EULAlyzer: Analyze license agreements for interesting words and phrases
    EULAlyzer can analyze license agreements in seconds, and provide a detailed listing of potentially interesting words and phrases. Discover if the software you're about to install displays pop-up ads, transmits personally identifiable information, uses unique identifiers to track you, or much much more.



'

 

Katalog Distro

Prev Next

Rescatux: Linux Reset Password…

Rescatux: Linux Reset Password Windows

Rescatux adalah distro GNU/Linux khusus digunakan sebagai rescue cd (termasuk untuk sistem Windows). Berbeda dengan rescue disks lainnya, Rescatux dilengkapi dengan aplikasi Rescapp, yaitu sebuah wizard yang menuntun pengguna selama proses penyelamatan sistem. Versi Rescatux 0.29 disebutkan bisa "menimpa"... Read more

OpenFiler

OpenFiler

OpenFiler adalah sebuah 'storage management operating system' atau sistem operasi pengelola penyimpanan data. Disamping kernel, OpenFiler memanfaatkan paket-paket aplikasi open source lainnya seperti Apache, Samba, Linux Volume Management, ext3, Linux NFS dan iSCSI yang semuanya ditargetkan untuk pengguna enterprise. Read more

Clonezilla

Clonezilla

Clonezilla adalah distro yang menyediakan solusi open source untuk mem-backup data komputer, restorasi dan "ghosting". Menggunakan cara berbasis pada "partition imaging" dimungkinkan dengan baik melakukan backup dan menyelamatkan sistem yang terserang virus atau bila terjadi 'crash' pada hardisk .... Read more

Android OS

Android OS

Android adalah sistem operasi atau juga merupakan platform software untuk perangkat mobile seperti Smartphones, Telepon genggam, Netbooks dan Tablets yang awalnya dikembangkan oleh Open Handset Alliance. Sebagai basis pengembangan Android digunakan Kernel Linux 2.6. Android adalah software bebas dan... Read more

Sabayon Linux

Sabayon Linux

Sabayon Linux atau Sabayon (sebelumnya dikenal sebagai RR4 Linux dan RR64 Linux), adalah distribusi Linux berdasarkan Gentoo Linux dan dikembangkan oleh Fabio Erculiani dan tim pengembang Sabayon. Sabayon menganut filosofi OOTB (Out of the Box) dengan tujuan menyediakan sejumlah... Read more

Vyatta Router Linux

Vyatta Router Linux

Vyatta pada prinsipnya adalah distribusi khusus router menggunakan Debian GNU/Linux sebagai basis pengembangannya. Fleksibilitas yang disediakan Debian memungkinkan Vyatta untuk mengimplementasikan nyaris semua fungsi dan fitur-fitur router yang ada. Read more

Mandriva Linux

Mandriva Linux

Mandriva Linux (sebelumnya Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah distribusi Linux yang dikembangkan perusahan Mandriva (sebelumnya Mandrakesoft). Mandriva Linux mengadopsi RPM Package Manager. Rilis perdana diluncurkan dalam bulan Juli 1998 memanfaatkan Red Hat Linux (versi 5.1) dan lingkungan desktop KDE... Read more

Rangkuman Rilis Distros

Mandriva 2011 "Hydrogen" Telah Rilis

Mandriva 2011

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS). Read more

Peningkatan Di Fedora 15 "Lovelock"

Peningkatan Di Fedora 15

Rilis Fedora Linux ke 15 yang namanya diambil dari nama kota Lovelock di wilayah Nevada, USA telah tersedia sejak satu bulan yang lalu. Distribusi ini mengemas fitur Gnome 3 sebagai desktop dan Systemd sebagai alternatif untuk Sysvinit dan Upstart,... Read more

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Sejak kehadiran Natty Narwhal akhir April 2011, banyak yang telah mencoba atau menggunakan seterusnya. Distribusi Linux moderen yang menggunakan Gnome sebagai desktop seperti IGN2011 misalnya, saat ini telah melakukan transisi dan beralih menawarkan Gnome 3 berikut fitur Gnome-Shell. Ubuntu... Read more

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

Bersama peluncuran generasi baru RHEL 6, Red Hat telah memamerkan hasil pengembangan selama tujuh tahun terakhir untuk produk utama berskala perusahan yang dirilis sekitar satu setengah bulan lampau. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya RHEL 6 membawa banyak pembaruan yang telah... Read more