Artikel Terkini

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

InfoLINUX edisi bulan Mei 2012 membahas sistem virtualisasi XEN sebagai topik utamanya, sekaligus memandu pengguna dalam membangun banyak server virtualisasi pada satu server utama. Sebagai bonus bulan ini disisipkan CD... Read more

Home Open Source Ihwal Distro 40 Tahun Unix
40 Tahun Unix
Selasa, 11 Agustus 2009 22:23

Pada bulan Agustus 1969 Ken Thompson dan Dennis Ritchie mengawali sejarah Unix di pusat penelitian Bell Labs., sebuah Sistem Operasi yang turunannya kini banyak digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari server, desktop maupun super komputer.

Pada dasawarsa 1960an, Massachusetts Institute of Technology, AT&T Bell Labs, dan General Electric bekerjasama guna membangun sebuah sistem operasi yang diberi nama Multics (Multiplexed Information and Computing Service). Ia didisain untuk dijalankan di komputer mainframe tipe GE-645 yang tersedia saat itu. Multics dicanangkan sebagai sebuah sistem operasi interaktif canggih memiliki banyak kemampuan, fitur dan keamanan.

Ketika AT&T Bell Labs mengundurkan dari proyek patungan tersebut, salah satu pengembang dari Bell Labs yang ditugaskan di proyek Multics yaitu Ken Thompson meneruskan pengembangannya dan bekerja di mainframe GE-645 sambil menulis program game bernama Space Travel. Ken kemudian menyadari bahwa kecepatan game yang dijalankan di komputer mainframe buatan GE tersebut ternyata tidak memadai dan biaya operasinya juga terlalu mahal yaitu sekitar $75 per eksekusi.

Penasaran, Thompson kemudian menulis ulang game tersebut menggunakan bahasa mesin (assembly language) untuk dijalankan di komputer PDP-7 buatan Digital Equipment Corporation dan untuk itu ia dibantu oleh rekannya Dennis Ritchie. Pengalaman yang kemudian dikumpulkannya, mulai dari pengembangan untuk proyek Multics, membawa Thompson ke situasi membangun sebuah sistem operasi untuk komputer PDP-7. Thompson dan Ritchie kemudian memimpin sebuah tim pengembang beranggotakan termasuk Rudd Canaday, untuk membangun file system dan sistem operasi multi-tasking baru. Mereka menambahkan sebuah command line interpreter dan sejumlah program utiliti sebagai alat bantu.



Diawal tahun 1970an proyek ini diberi nama Unics oleh Brian Kernighan sebagai kontras terhadap nama Multics dan didisain untuk memungkinkan dua user bekerja bersamaan. Dari ejaan Unics kemudian menjelma nama baru menjadi Unix.

Proyek ini berlangsung tanpa mendapat dukungan finansial khusus dari Bell Labs. Ketika kelompok "Computer Science Research Group" merencanakan untuk menggunakan Unix di mesin PDP-7 yang lebih besar, maka Thompson dan Ritchie menjanjikan penambahan kemampuan pengolah teks untuk Unix yang akan dipasang di mesin PDP-11/20. Setelah itu Bell menyediakan sokongan finansial untuk memungkin mereka bekerja penuh.

Pada tahun 1970 untuk pertama kalinya sistem operasi Unix secara resmi dijalankan untuk PDP-11/20. Seperti dijanjikan ia telah mengemas program untuk "text formatting" bernama roff berikut sebuah text editor. Semuanya ditulis dalam bahasa mesin PDP-11/20 assembly language. Bell Labs kemudian memanfaatkan sistem pengolahan teks untuk Unix (roff) berikut editornya untuk mendapatkan hak paten. Dari roff kemudian menjelma troff, yaitu sebuah "electronic publishing program" pertama yang memiliki kemampuan penuh untuk typesetting. Publikasi yang membahas sistem operasi ini "The UNIX Programmer's Manual" diterbitkan pada tanggal 3 November 1971.

<< Start < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > End >>
(JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL)
 

Berita IGOS

Langganan