Artikel Terkini

Linux Mint 12 "Lisa" Edisi KDE Tela…

Linux Mint 12

Tim pengembang Linux Mint memperluas dukungannya untuk beragam desktop Linux dan  merilis edisi KDE dari distribusi Linux Mint 12 "Lisa". Linux Mint 12 KDE berbasis keluarga Ubuntu 11.10 "Oneiric... Read more

Home Open_Source Green IT Sepeda Sehat: The Copenhagen Wheel
Sepeda Sehat: The Copenhagen Wheel
Rabu, 16 Desember 2009 10:18

Bersamaan dengan ajang acara KTT Iklim di Kopenhagen, pengembang Senseable City Laboratory dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada tanggal 15 Desember 2009 telah meluncurkan sepeda ramah lingkungan Copenhagen Wheel. Sepeda Kopenhagen adalah sepeda biasa namun dilengkapi dengan teknologi informasi dan mekanisme untuk menghasilkan dan mendayagunakan energi.

Sepeda hijau yang diragakan di Kopenhagen tersebut dikendalikan menggunakan sebuah hape pintar (SmartPhone) diciptakan dengan tujuan untuk membangkitkan minat warga dunia agar lebih banyak beralih dari kendaraan bermotor ke sepeda yang ramah lingkungan.

Copenhagen Wheel bukan sekedar sebuah Pedelec, ia menggunakan mesin yang yang dapat dipasang di sepeda biasa terdiri dari presneling bergigi tiga tahap, sebuah dinamo/motor elektrik dan sebuah aki. Dinamo yang juga berfungsi sebagai motor digunakan untuk mengubah enerji kinetik yang dihasilkan saat mengerem atau jalanan menurun menjadi strum yang disimpan di sebuah aki. Enerji yang tersimpan kemudian dapat dimanfaatkan untuk membantu meringankan pengendara saat menggayuh sepedanya di tanjakan atau bila ia ingin menyalib pengendara lainnya.

Teknik yang diterapkan sepeda hijau ini, menurut Carlo Ratti, direktur Senseable City Laboratory sekaligus pimpro dari proyek ini, berasal dari teknologi mobil balap Formula Satu yaitu teknologi Kers (Kinetic Energy Recovery System). Bentuknya yang kompak dan bisa dipasang di hampir semua sepeda merupakan nilai lebih dari Copenhagen Wheel. Dalam bulatan perangkat tersebut telah mengandung semua komponen yang dibutuhkan termasuk dinamo dan aki. Pengendara di daerah pengunungan juga dapat memasang aki tambahan untuk penyimpanan enerji lebih banyak.

Seperti disebutkan diatas, Copenhagen Wheel bisa dikendalikan menggunakan Smartphone yang diikatkan di stang sepeda. Menggunakan Smartphone, pengendara dapat mengganti gigi preneling, menyetel atau menentukan besarnya bantuan daya dorong yang diinginkan dan menyimpan data atau sejumlah parameter untuk digunakan pada kondisi dan mood yang berbeda.

Copenhagen Wheel tidak hanya Kers untuk sepeda, dalam kotak mesinnya terpasang kecuali dinamo dan aki juga sejumlah sensor yang mendeteksi beban lingkungan terhadap udara seperti misalnya kadar Carbon-dioxide dan nitrogen-oxides, kebisingan, kelembaban relatif, suhu, termasuk menyediakan antarmuka untuk GPRS dan Bluetooth.

Gagasan menciptakan perlengkapan elektronik dengan GreenIT tersebut datang dari kiat pengendara sepeda hijau untuk mengumpulkan data lingkungan yang bisa disimpan di SmartPhone kemudian digunakan untuk mencari rute alternatif dengan udara yang lebih bersih atau meng-unggah data ke internet untuk dimanfaatkan oleh pengendara sepeda lainnya, termasuk pengguna sepeda ondel.

Get Adobe Flash player

 

Berita IGOS

Langganan