Artikel Terkini

Linux Mint 12 "Lisa" Edisi KDE Tela…

Linux Mint 12

Tim pengembang Linux Mint memperluas dukungannya untuk beragam desktop Linux dan  merilis edisi KDE dari distribusi Linux Mint 12 "Lisa". Linux Mint 12 KDE berbasis keluarga Ubuntu 11.10 "Oneiric... Read more

Home Open_Source Green IT RoBoat: Berlayar dengan Linux dan Matahari
RoBoat: Berlayar dengan Linux dan Matahari
Jumat, 12 Desember 2008 18:14
RoBoat adalah sebuah Perahu Robot yang secara otonom tanpa awak mampu mencapai tujuan yang ditentukan dalam segala cuaca. Kendati tidak mudah, sekelompok pelaut aktivis mendisain konstruksi sebuah boot robot yang dapat dikirim untuk membantu atau menyelamatkan menuntun para pemula pelaut keluar dari jebakan cuaca buruk kembali ke wilayah yang aman.

Dengan menentukan koordinat tempat tujuan, RoBoat secara otomatis akan mencari alur perjalanan yang aman menuju posisi yang ditentukan. Perahu RoBoat yang panjangnya 3,75 meter memperhitungkan perjalanan dengan memperhatikan parameter-parameter cuaca dari meteorologi untuk mengendalikan bidak dan perangkat lainnya agar optimal mencapai tujuan.


RoBoat: Dengan Linux, tanpa awak capai tujuan (Gambar kredit: www.roboat.at)

Di bagian muka RoBoat terpasang sebuah PC Mini-ITX, 800 MHz, 512 MB RAM dan 4 GB kartu memori CF yang mengandung Sistem Operasi Linux dan program khusus yang ditulis dalam bahasa pemrograman C dan Java untuk mengelola semua proses pengaturan sistem pengendalian RoBoat. Disamping itu, perahu ini dilengkapi dengan sejumlah sensor yang memantau posisi aktual dan kecepatan angin dan kondisi air laut.

RoBoat tidak membawa bahan bakar dan ia digerakkan 100 persen menggunakan tenaga angin. Suplai enerji listrik untuk peralatan elektonika, termasuk Linux Box berasal dari konversi enerji surya. Solar panel seluas 1.5 meter persegi yang terbentang diatas permukaan RoBoat mampu menghasilkan enerji sebesar 50 watt dibawah terik sang Surya. Ia digunakan untuk mengisi aki dalam perahu berkapasitas 230 Ah.

Seperti dipaparkan di situs www.roboat.at, aplikasi pendayagunaan perahu tanpa awak ini cukup banyak terutama sebagai alat peneliti kelautan.
 

Berita IGOS

Langganan