Artikel Terkini

Linux Mint 12 "Lisa" Edisi KDE Tela…

Linux Mint 12

Tim pengembang Linux Mint memperluas dukungannya untuk beragam desktop Linux dan  merilis edisi KDE dari distribusi Linux Mint 12 "Lisa". Linux Mint 12 KDE berbasis keluarga Ubuntu 11.10 "Oneiric... Read more

Home Open_Source Komunitas ODF-Alliance Kritik MS Office 2007
ODF-Alliance Kritik MS Office 2007
Sabtu, 23 Mei 2009 14:04
Dengan penerbitan Service Pack 2 bulan April lalu, Microsoft(R) menjanjikan interoperabitas Suit MS-Office 2007(TM) terhadap berkas format OpenDocument berdasarkan standar ISO. Seperti dilaporkan dan dipublikasikan [PDF], ODF Alliance telah menemukan banyak penyimpangan yang menyulitkan dan bahkan tidak memungkinkan interoperabilitas yang seharusnya dan sebagaimana diinginkan oleh banyak pihak.

Komplain yang dilontarkan ODF Alliance tersebut adalah, bahwa harapan pengguna atas penyebarluasan format OpenDocument yang di perjuangkannya ternyata dalam hal ini terbentur pada kenyataan bahwa MS Office dari mula tidak mampu membuka berkas ODF yang di sandi (menggunakan password). MS Office bahkan disebutkan tidak meminta password, namun langsung menjawab tidak bisa.




Sebelumnya spesialis ODF dari IBM Rob Weir dalam blog nya telah melakukan uji banding lebih rinci interoperabilitas spreadsheet terhadap ODF untuk sejumlah aplikasi office termasuk KSpread, Symphony, OOo dan MS Office dengan hasil yang tidak jauh berbeda.

Permasalahannya terletak pada formula spreadsheet yang dibuat OOo 3.1 tidak muncul di MS Office 2007. Hal ini, menurut sumber tersebut disebabkan oleh perbedaan implementasi ODF. Sementara OOo 3.1 mengacu pada standarisasi ODF 1.2, MS masih mengacu pada standar lama ODF 1.1 yang belum menentukan standar untuk penyimpanan formula.

Dari nada kritik terbuka yang disampaikan ODF Alliance memberikan kesan bahwa Redmond belum serius mendukung terjadinya interopeabitas berkas lintas aplikasi yang dimungkinkan menggunakan ODF.

Tentang ODF Alliance
    Menyadari bahwa dokumen lambat laun akan beralih dari format
kertas ke elektronika dan hal ini berpeluang menjadi masalah
dikemudian hari dalam hal menyediakan akses terhadap informasi
secara berkesinambungan, terutama di sektor publik.
Untuk menjamin agar institusi publik termasuk Akademisi, Bisnis
dan Government (ABG) dapat mengakses dan mengelola gudang data,
informasi dan dokumen yang dimilikinya sepanjang masa, maka
ODF Alliance berkewajiban untuk mempromosikan pendayagunaan
OpenDocument Format (ODF) sebagai sebuah solusi yang disepakati.
Aliansi ODF yang beranggotakan ABG dan bergerak secara global,
berperan untuk mengedukasi pembuat kebijakan "policymakers",
administrator TI dan masyarakat tentang keuntungan dan peluang
dari standarisasi format OpenDocument, seraya membantu untuk
meyakinkan agar informasi dan dokumen milik masyarakat
senantiasa dapat diakses dari semua sistem lintas platform dan
lintas aplikasi, tidak lagi bergantung kepada perubahan teknologi
di masa mendatang.
 

Berita IGOS

Langganan