Artikel Terkini

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

InfoLINUX edisi bulan Mei 2012 membahas sistem virtualisasi XEN sebagai topik utamanya, sekaligus memandu pengguna dalam membangun banyak server virtualisasi pada satu server utama. Sebagai bonus bulan ini disisipkan CD... Read more

Home Open Source Komunitas Memperingati Document Freedom Day
Memperingati Document Freedom Day
Rabu, 25 Maret 2009 12:11
Pada tanggal 25 Maret, hari ini dirayakan sebagai hari Document Freedom Day (DFD) di seluruh dunia yang didukung oleh organisasi dan perorangan penggiat kebebasan terhadap (format) dokumen. Dirayakan guna mengingatkan dan membangun kesadaran pentingnya Document Freedom dan Open Standards.



Dengan meningkatnya pengolahan dan pengeloalaan dokumen secara elektronis, kebutuhan tersedianya dan kesepakat menggunakan standar format terbuka yang dapat digunakan bebas oleh siapa saja dan menjamin kompatibilitas (dapat dibaca, diolah dan disimpan) sepanjang masa tanpa bergantung pada pihak ketiga. Ia dapat dijadikan pilihan utama lintas platform, lintas aplikasi, interoperbel dan membuka peluang untuk berkompetisi sehat, membangun ekosistem dan pasar, baik untuk perorangan, organisasi dan instansi pemerintah.

Dari situs resminya, makna DFD ditulis: “Document Freedom Day (DFD) is a global day for document liberation. It will be a day of grassroots effort to educate the public about the importance of Free Document Formats and Open Standards in general. Complementary to Software Freedom Day, we aim to have local teams all over the world organise events on the last Wednesday of March. 2009 is the second year that Document Freedom Day is being called for, and we are again looking for people around the world who are willing to join the effort.
DFD’s main goals are:
* promotion and adoption of free document formats
* forming a global network
* coordination of activities that happen on last Wednesday of March, Document Freedom Day
Once a year, we will celebrate Document Freedom Day as a global community. Between those days, DFD will be focused on facilitating community action and building awareness for issues of Document Freedom and Open Standards.


Tentang DFD
Document Freedom Day (DFD) adalah acara global memperingati pentingnya
sebuah Document Liberation (kebebasan format dokumen) yang dirayakan
tidak kurang dari 250 tim yang aktif di permukaan bumi. Ia merupakan hari raya
atas usaha masyarakat 'grassroots' di seluruh dunia guna mempromosikan dan
membangun kesadaran atas pentingnya Free Document Formats pada khususnya
dan Open Standards pada umumnya. Dirayakan setiap tanggal 25 Maret sejak
tahun 2008, Document Freedom Day didukung oleh banyak organisasi besar dan
perorangan, termasuk dan tidak terbatas pada: ANSOL, Ars Aperta, BrOffice.org,
COSS, Esoma, Estándares Abiertos, FFII, Free Knowledge Foundation, Free
Software Foundation, Free Software Foundation Europe, Free Software
Foundation Latin America, Funambol, Google, IBM, NLnet, ODF Alliance, Open
Forum Europe, Open Source Initiative ( OSI), Opentia, OSL, iMatix, Red Hat, Sun,
The Open Learning Centre, dan lainnya. Di Indonesia kegiatan yang sama
merupakan bagian dari gerakan IGOS (Indonesia Go Open Source) dan
kegiatan AOSI (Asosiasi Open Source Indonesia).
 

Berita IGOS

Langganan